7 Model Kipas Angin Agar Hunian Sejuk Tanpa AC

AC sudah menjadi barang penting di rumah agar hunian terasa sejuk. Tidak hanya menggunakan AC yang memang membutuhkan daya besar, cara lain untuk membuat suhu rumah menjadi lebih sejuk adalah memanfaatkan kipas angin.

Menurut cara kerjanya, kipas angin dapat menghembuskan udara yang lebih dingin, menyegarkan udara, membuang udara dari suatu ruangan. Bahkan, ia jauh lebih ekonomis ketimbang AC karena tidak memerlukan perawatan yang rumit dan lebih hemat listrik juga.

Saat ini, terdapat berbagai model kipas angin yang bisa disesuaikan menurut kebutuhan, budget dan kondisi lingkungan. Agar kamu dapat memilih model yang tepat, berikut Kania akan mengulas variasi kipas angin di pasaran.

Model Duduk (Floor Fan)

Kipas angin duduk biasanya memiliki daun kipas dengan ukuran diameter mulai 14 hingga 20 inci. Memiliki bentuk yang simpel untuk ditempatkan di lantai, model duduk biasanya dilengkapi fitur putar 360 derajat.

Namun, kipas angin duduk tak bisa menjangkau semua tempat, utamanya pada area atas, seperti plafon rumah.

Model Meja (Desk Fan)

Memiliki ukuran di bawah 50 cm, penggunaan kipas angin meja sangatlah fleksibel karena bisa dipindahkan sesuai keinginan. Pada umumnya, model ini dilengkapi leher pendek dengan satu kaki lebar pada bagian bawahnya untuk menopang badan kipas.

Untuk penggunaanya, kipas angin jenis ini sangat cocok ditempatkan di atas meja kerja atau meja belajar kamu.

Model Berdiri (Standing Fan)

Sesuai namanya, kipas angin yang satu ini difungsikan dengan cara berdiri. Biasanya, model standing ini dilengkapi dengan leher berukuran 1 meter yang panjangnya bisa diatur sesuai keinginan.

Kipas angin model ini sangat efektif untuk menjangkau tempat tinggi secara luas, bahkan terdapat model yang dilengkapi fitur peniup uap air sehingga angin yang dihembuskannya menjadi lebih sejuk.

Model Dinding (Wall Fan)

Selanjutnya adalah kipas angin dinding yang bisa menjangkau area lebih luas sehingga sangat cocok ditempatkan di ruangan yang menampung banyak orang seperti toko, ruang tunggu dan tempat ibadah. Model ini biasanya memerlukan teknik pemasangan dengan cara ditempelkan pada dinding.

Model Langit-Langit (Ceiling Fan)

Selanjutnya adalah kipas angin langit-langit yang dipasang secara permanen pada bagian plafon rumah kamu. Jika kamu ingin memasang model ini tanpa bantuan ahli, pastikan kamu mengukur ketinggian plafon di rumah yang setidaknya memiliki jarak sekitar 2 meter.

Jika plafon rumahmu memiliki ketinggian lebih dari 2 meter, kamu bisa memasang alat tambahan agar pemasangan kipas angin bisa diturunkan dan bekerja secara optimal sebagai pendingin ruangan.

Model Tanpa Baling-Baling (Bladeless Fan)

Kamu juga bisa memilih kipas angin model terbaru yang bekerja menggunakan sistem kompresi udara sehingga tidak dilengkapi baling-baling. Model ini sangat aman digunakan di dekat anak-anak, menerapkan gaya desain futuristik, namun dijual lebih mahal ketimbang model konvensional.

Model Mini (Mini Fan)

Terakhir adalah kipas angin mini yang bisa digunakan sendiri dan memiliki ukuran yang sangat mini sehingga cocok dibawa sewaktu bepergian. Model mini ini bisa dioperasikan dengan berbagai cara, seperti dihubungkan pada handphone, menggunakan baterai, memanfaatkan kabel USB untuk charging, hingga dioperasikan menggunakan tangan.

Ketujuh kipas angin di atas memiliki berbagai bentuk dan bisa dipilih sesuai kebutuhan. Pastika, kamu memilih produk kipas berkualitas dan dilengkapi layanan purnajual, ya!